Selasa, 12 April 2016

algoritma dijkstra

ALGORITMA DIJKSTRA

SEJARAH ALGORITMA DIJKSTRA

Algoritma Dijkstra, dinamai menurut penemunya, Edsger Dijkstra, adalah sebuah algoritma rakus (greedy algorithm) dalam memecahkan permasalahan jarak terpendek (shortest path problem) untuk sebuah graf berarah (directed graph) dengan bobot-bobot sisi (edge weights) yang bernilai tak-negatif.

Algoritma dijkstra termasuk algoritma pencarian graf yang digunakan untuk menyelesaikan masalah lintasan terpendek dengan satu sumber pada sebuah graf yang tidak memiliki cost sisi negatif dan menghasilkan sebuah pohon lintasan terpendek. Algoritma ini sering digunakan pada routing. Algoritma dijkstra mencari lintasan terpendek dalam sejumlah langkah.

Algoritma ini menggunakan strategi greedy sebagai berikut : Untuk setiap simpul pada sumber (source) dalam graf, algoritma ini akan mencari jalur dengan cost minnimum antara simpul tersebut dengan simpul lainnya.
Misalnya, bila vertices dari sebuah graf melambangkan kota-kota dan bobot sisi (edge weights) melambangkan jarak antara kota-kota tersebut, maka algoritma Dijkstra dapat digunakan untuk menemukan jarak terpendek antara dua kota.

Input algoritma ini adalah sebuah graf berarah dan berbobot, G dan sebuah source vertex s
dalam G. V adalah himpunan semua simpul dalam graph G. Setiap sisi dari graph ini adalah
pasangan vertices (u,v) yang melambangkan hubungan dari vertex u ke vertex v. Himpunan
semua edge disebut E. Weights dari edges dihitung dengan fungsi w: E → [0, ∞); jadi
w(u,v) adalah jarak non-negatif dari vertex u ke vertex v. Cost dari sebuah edge dapat dianggap
sebagai jarak antara dua vertex, yaitu jumlah jarak semua edge dalam path tersebut. Untuk
sepasang vertex s dan t dalam V, algoritma ini menghitung jarak terpendek dari s ke t.

Algorima dijkstra adalah sebuah algoritma rakus (greedy algorithm) dalam memecahkan permasalahan jarak terpendek (shortest path problem). Di bawah ini merupakan penerapan algoritma dijkstra pada graf yang mempunyai 11 vertices dengan bobot masing-masing yang mewakili jarak antar verteks. Vertices pada graf dapat mewakili suatu tempat atau ring road pada suatu wilayah geografis.

Dalam penentuan jalur terpendek pada graf di atas di butuhkan titik awal dan titik tujuan. Misalkan titik awal D dengan titik tujuan F dengan diagram pohon kita dapat mengetahui jalur mana yang dapat dilalui, dengan ketentuan jalur jalan yang telah dilalui dengan rute yang sama tidak boleh dilalui lagi dan jika telah sampai pada titik tujuan maka pencarian pada rute tersebut berhenti dan melanjutkan dengan rute lain, jika semua rute telah dilalui kita dapat mengambil kesimpulan rute mana yang akan dilalui dengan jarak yang optimum atau terpendek.
Cara Kerja :

 Cara kerja  Algoritma dijkstra memakai strategi greedy, dimana pada setiap langkah di pilih sisi dengan bobot terkecil yang menghubungkan sebuah simpul yang sudah terpilih dengan  simpul yang sudah terpilih dengan simpul lain yang belum terpilih.
 Algoritma Dijkstra membutuhkan parameter tempat asal dan tempat tujuan. Hasil akhir dari algoritma ini adalah jarak terpendek dari tempat asal ke tempat ujuan beserta  rutenya.
Pencarian rute terpendek merupakan salah satu persoalan dalam teori graf. Persoalan ini bisa diselesaikan dengan algoritma dijkstra karena lebih mudah dan menarik, adapun beberapa keuntungan yang kita peroleh dari Algoritma Dijkstra yaitu :
1. Algoritma Dijkstra dapat menentukan jalur tercepat dengan waktu yang lebih cepat dibandingkan algoritma lainnya.
2. Menggunakan Algoritma Dijkstra mempermudah kita dalam mengetahui jarak atau lintasan terpendek dari suatu titik tertentu ke semua titik yang lain.
3. Menggunakan Algoritma Dijkstra dalam penerapan di dalam sistem geografis akan menampilakan   visualisasi data dalam bentuk peta
4. Pada penampilan rute atau peta Algoritma Dijkstra lebih mudah di baca dan di pahami.
5. Pada rute atau peta dan lintasannya dapat diberikan warna, sehingga penampilan Algoritma Dijkstra lebih menarik dan lebih mudah untuk membedakan dari suatu titik tertentu ke titik yang lain.

contoh:
Dari diagram pohon tersebut dapat ditentukan rute yang berhasil mencapai tujuan dari vertices D ke vertices F yaitu :
D
A B F dengan total jarak = 10
D
A G B F dengan total jarak = 18
D
C B F dengan total jarak = 13
D
E F dengan total jarak = 9
Dari hasil tersebut jarak terpendek adalah D
E F dengan total jarak 9. Dalam penerapan algoritma dijkstra pada graf di atas merupakan graf tidak berarah, tetapi algoritma Dijkstra dapat juga diterapkan pada graf berarah


Contoh Program Algoritma Dijkstra:

#include
#include
#include

using namespace std;


const Vertices=100; //The Max Number Of Vertices Can User Inter ,You Can Change It
const Value=100; //The Max Number Of Value Can User Inter ,You Can Change It
int NumbetOfVertices; //The Number Of Vertices
int Data_Vertices[Vertices][Vertices],InformationOfPath[Vertices][2];
int CalculateTheVertices[Vertices][Vertices],Calc_Ver_Positions[Vertices][Vertices];
int Search(int); // The function To Search
void CalcuatePath(); // Use This function To Calcuate Path
void VerticesInformation();
void Print(); //Use This function To Print Path

int main()
{
cout<<"Please Enter The Number of Vertice :"<>NumbetOfVertices; //Here user Inter The Number Of Vertice
int i,j;
for(i=0;i<<="i)" continue;="" cout<<endl<<"if="" conection="" between="" vertice="" "<<i<<"="" and="" "<<j<<"="" please="" prss="" y="" not="" press="" n:="" "="" ;="" ch="getche();" (ch="='Y'" ||="" cout<<endl<<"enter="" distance="" :="" ";="" cin="">>Data_Vertices[i][j];
}
else
Data_Vertices[i][j]=Value;
Data_Vertices[j][i]=Data_Vertices[i][j];
}
}



void Print()
{
int i,p,j;
cout<<endl<<"the short="" path="" is="" :="" "<<<endl<<<"(v"<<p<<")="" ";="" if(informationofpath[j][1]="=Value)" cout<<"("<<"inf"<<")";="" else="" cout<<<"="="> ";
p=Calc_Ver_Positions[j][p];
}
cout<<" (V"<<p<<")";
 }
cout<<"\n";
}

void CalcuatePath()
{
bool Temp;
int i,j,k,L,Current,Min_Vertice,Min_Value;

for (i=1;i<=NumbetOfVertices;i++)
{
CalculateTheVertices[1][i]=Data_Vertices[1][i];

if ( Data_Vertices[1][i]<value)
 Calc_Ver_Positions[1][i]=1;

else
Calc_Ver_Positions[1][i]=Value;

}

Current=1;
InformationOfPath[1][0]=1;
InformationOfPath[1][1]=0;

for (k=2;k<=NumbetOfVertices;k++)
{
Min_Value=Value;
for (j=1;j<=NumbetOfVertices;j++)
{
if(CalculateTheVertices[k-1][j]<min_value)
 {
Temp=false;
for (i=0;i
 if (InformationOfPath[i][0]==j)
{
Temp=true;
break;
}

if (Temp==false)
{
Min_Value=CalculateTheVertices[k-1][j];
Min_Vertice=j;
}
}
}
if (Min_Value==Value)
{
cout <<"\nNo Graph\n";
exit (1);
}a
Current=Min_Vertice;

InformationOfPath[k][0]=Min_Vertice;
InformationOfPath[k][1]=Min_Value;
for (j=1;j<=NumbetOfVertices;j++)
{
L=Data_Vertices[InformationOfPath[k][0]][j] + InformationOfPath[k][1];
if ( L<calculatethevertices[k-1][j])
 {
CalculateTheVertices[k][j]=L;
Calc_Ver_Positions[k][j]=InformationOfPath[k][0];
}
else
{
CalculateTheVertices[k][j]=CalculateTheVertices[k-1][j];
Calc_Ver_Positions[k][j]=Calc_Ver_Positions[k-1][j];
}
}
}

}</calculatethevertices[k-1][j])
</min_value)
</value)
</p<<")";
</endl<<"the>


Senin, 11 April 2016

berita

Berita 1
Membongkar HACKER ABAL-ABAL "AUDIT KPU"
KARENA ADA MASUKAN DARI BROTHER / AGAN KINGFALCON, ANE REUPDATE :

1. Kini bukan lagi Jokowi-JK yang menjadi target serangan oleh kubu sebelah, tapi sekarang adalah komisioner KPU.

2. Seorang yang mengaku HACKER telah mengklaim bisa hack KPU

3. Upaya untuk mendowngrade prestasi KPU di pilpres terus dilakukan, mengaku bisa menghack email, server, mengubah data KPU ingin mengkondisikan memang berita HACKER CINA dan KOREA SELATAN yang difitnahkan memang benar adanya.

4. Tapi sayang, sudah banyak bantahan yang dengan mudah dipatahkan. Teknologi KPU tidak seserhana yang difitnahkan.

Tapi di blog ini saya tidak mau membeberkan cara counternya. Tapi siapa penulis blog "AUDIT KPU" yang menghebohkan PKSPiyungan.Org (web portal resmi para kader PKS yang selalu blunder).


Membongkar "HACKER" Penulis Blog Audit KPU

Berawal dari telusuran http://pastebin.com/P6Xh4VhJ saya akhirnya penasaran melakukan investigasi juga.

Link asli Security Audit Sistem IT KPU Pilpres 2014 yang pertama dibuat sudah dihapus utk menghapus jejak identitas si pembuat blog:

Tapi sepandai-pandai tupai melompat, pasti jatuh juga. Spt kita tau, blog yang dibikin apalagi di blogger milik Google, sangat dianakemaskan. Apalagi kalau kontennya "berbobot". Google langsung mengindexnya. Saya gunakan cached yang tersimpan di Google search untuk membongkar pembuat blog FITNAH terhadap KPU yang katanya bisa diretas. Counter FITNAH tersebut sudah dilakukan oleh ANTI-FAKER.

Cara penelusuran pembuat blog AUDIT KPU:

1. Kalian bisa buka cached di google, karena page asli sudah dihapus:

[url]http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:TDbDttbdjz8J:audit-kpu.blogspot.com/2014/07/security-audit-sistem-it-kpu-pilpres.html%3FshowComment%3D1406186104554+&cd=4&hl=en&ct=clnk&gl=id&client=firefox-a[/url]

2. Anggap saja kalian pakai Firefox, silahkan klik kanan, lalu pilih "View Page Source"

3. Click "Ctrl+F" atau pilih menu "Edit" - "Find"

Membongkar HACKER ABAL-ABAL "AUDIT KPU"

4. ketik "Dirga" ...
5. Ini screenshotnya bagi yang malas menelusuri:

Membongkar HACKER ABAL-ABAL "AUDIT KPU"

6. Anda akan menemukan nama pembuat blog Audit IT KPU yang disebarkan pkspiyungan.org itu mempunyai IDENTITAS DI Komputer Macintoshnya Dirgayuza.

7. Ternyata sangat kebetulan nama tersebut adalah salah satu kader Gerindra. Dirgayuza adalah nama orang dekat Prabowo, silahkan baca penelusuran TEMPO di sini

http://www.tempo.co/read/news/2013/1...abowo-Subianto

8. Jika anda searching di Google dgn mengetikkan "Dirgayuza" , maka anda akan mendapatkan query result hanya profile "Dirgayuza Setiawan". Dan orang ini adalah penggemar MAC OS. Silahkan nonton video ini:

http://img.youtube.com/vi/02KXm8PuZpo/0.jpg


(idem dengan identitas yang ditinggalkan di dalam source code blog yang telah dihapus.

Ini alamat twitter Dirgayuza yang namanya "sengaja" atau "tidak sengaja" tertinggal di jejak blog yang sudah dihapus :https://twitter.com/dirgayuza

9. UPDATE: Ada yang bilang @yogyacarderlink sebagai pembuat blog? Lalu motivasinya apa dengan mencantumkan nama Dirgayuza di dalam content sumber blognya?
Nanti saya akan update lagi , lagi saya investigasi.

10. Setelah membaca twitter @yogyacarderlink, saya makin penasaran, seolah-olah mereka yang melakukan hacking dgn phising (yg tergolong cara hacking paling cupu), rasa2nya koq orang KPU se-idiot itu utk diperdaya oleh link phising yang hanya bisa nipu orang-orang gaptek idiot.

Kalaupun dituduhkan seolah-olah si anggota KPU yang emailnya dihack tersebut seakan2 sengaja memberikan informasi kepada hacker yg menjebaknya, tuduhan tersebutpun terlalu mengada-ada.

Kalau saya mau kongkalikong dgn outsider utk bobol system, saya akan membuat outsider tersebut seolah-olah ngehack bukan lewat "security hole" yang saya tinggalkan.

11. Jika hacker yang ada tim @yogyacarderlink merasa melakukan hacking terhdp website KPU dgn tujuan melakukan "audit", kenapa TULISAN AWAL yang link ini:

http://audit-kpu.blogspot.com/2014/0...u-pilpres.html dihapus? Padahal content artikel awal inilah yang paling krusial ? Apakah hacker @yogyacarderlink tersebut menjadi sangat pengecut? hehe.. padahal di twitternya, mereka keliatan sangat tangguh.

12. Lalu siapa sbnrnya yg menjadi aktor utama "pembobol website KPU" ? Telusuri dari KOMPUTER DIRGAYUZA dan INTEROGASI admin @yogyacarderlink (karena mereka yang seolah-olah mengaku penjadi pembobol sekaligus pelindung ID "Joz Routes" (pembuat akun blogger AUDIT KPU).

13. setelah dianalisa.. @yogyacarderlink and the gang ga pakai MACINTOSH.. biasanya HACKER makai LINUX... jadi udah hampir pasti tersangkanya siapa lagi kalau bukan...... #jawab sendiri aja

14. UPDATE:


Nilai acuan :
Bagi para pejabat sekalian agar tidak lengah dalam menggunakan sosmed, karena di dalam dunia sosmed sangat banyak kejadian yang tidak di duga-duga, yaitu bagi para hacker yang selalu mencari celah untuk bertindak dengan semena-mena, sebaiknya bagi para hacker agar menggunakan ilmunya pada hal-hal yang  positif  dan tidak mengganggu bagi yang menggunakan akun media,

LING BERITA (http://www.kaskus.co.id/thread/53d1e2c5138b46514c8b473f)

berita 2
Rekening Rp 30 Miliar Hacker 16 Tahun Cuma Ambil Rp 7 Juta

TRIBUNNEWS.COM, SANGATTA - Seorang pelajar kelas XI di salah satu SMK di Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, ditangkap tim cyber crime Polda Jawa Timur di Sangatta. Ia diduga membobol rekening kas dua perusahaan besar yang berkedudukan di Jawa Timur dan Yogyakarta, via aktivitas di internet alias hacking.

Penangkapan dilakukan tanggal 2 April 2014 lalu di Sangatta. Namun Tribun Kaltim (Tribunnews.com Network) baru mendapatkan informasi dari keluarganya yang resah terkait proses hukum yang dijalani pelajar laki-laki berusia 16 tahun, berinisial AD tersebut.

Kakak tersangka, MA, Selasa (15/4/2014), mengatakan beberapa polisi dari tim cyber crime Polda Jatim didampingi beberapa personel Polsek Sangatta telah mengamankan adiknya tanggal 2 April lalu. AD lalu dibawa ke Surabaya untuk proses hukum lanjutan.

MA mengatakan adiknya tidak memiliki komputer atau laptop di rumah. AD juga tidak pernah belajar komputer secara formal. Saat ini di SMK ia juga mengambil jurusan teknik mesin. Ia pun sangat yakin adiknya bukan bagian jaringan internasional karena skala aktivitasnya yang terbatas.

Salah satu faktor yang memungkinkan AD menguasai komputer adalah sejak kelas I SMP ia sudah bekerja paruh waktu sebagai penjaga warnet di dekat rumahnya.

"Mungkin dia jadi semakin pintar main komputer karena sambil belajar di sela menjaga warnet," kata MA.

Ayah dan ibunya kompak mengatakan belum bisa memberikan komputer atau laptop untuk anaknya. Hal ini karena ayahnya bekerja sebagai ojek antar jemput anak sekolah.

MA menjelaskan, dalam pemeriksaan awal di Sangatta maupun pemeriksaan lanjutan di Polda Jatim terungkap bahwa AD membobol rekening kas dua perusahaan besar.

"Adik saya mengakui memang berhasil membobol rekening itu, karena proteksinya mudah ditembus," katanya. Namun ia tidak mengambil uang dalam jumlah yang banyak.

"Dari pihak pelapor mengatakan uang di rekening perusahaan itu mencapai Rp 30 miliar. Namun adik saya total mengambil Rp 7 juta. Dia mengambil sedikit-sedikit untuk membayar game online. Katanya hanya mengambil Rp 100.000. Namun dilakukan beberapa kali," katanya.

"Kalau adik saya berniat memperkaya diri, pasti sudah diambil banyak," katanya. Bahkan pihak keluarga siap untuk mengembalikan kerugian perusahaan senilai Rp 7 juta tersebut.

"Kami sebenarnya berharap masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan saja. Kalau bisa, janganlah anak saya ditahan di Surabaya. Cukuplah diproses di Sangatta. Karena dia masih 16 tahun. Kami juga siap mengembalikan nilai kerugian perusahaan," katanya.

Nilai acuan
Bagi para pejabat sekalian agar tidak lengah dalam menggunakan sosmed, karena di dalam dunia sosmed sangat banyak kejadian yang tidak di duga-duga, yaitu bagi para hacker yang selalu mencari celah untuk bertindak dengan semena-mena, sebaiknya bagi para hacker agar menggunakan ilmunya pada hal-hal yang  positif  dan tidak mengganggu bagi yang menggunakan akun media.
Berita 3
Situs Resmi Pemerintah Jadi Korban Balas Dendam Hacker?

Situs Resmi Pemerintah Jadi Korban Balas Dendam Hacker?

Liputan6.com, Aksi pengintaian yang dilakukan oleh Australia di Indonesia sepertinya berbuntut panjang. Serangan kubu hacktivist Anonymous Indonesia ke situs-situs Australia direspon dengan serangan balik ke situs pemerintah Indonesia.

Sederet nama situs resmi milik lembaga pemerintahan Indonesia seperti kpk.go.id, kemenkumham.go.id dan polri.go.id sempat down. Hal itu terlihat dari grafik status di laman status.ws. Beberapa domain situs yang mengalami down dan online ditampilkan di situs tersebut.

Meskipun pada laman tersebut sejumlah situs resmi milik lembaga pemerintahan Indonesia terlihat down, namun kondisinya disinyalir masih aman.

Hasil penelusuran Tim Tekno Liputan6.com menunjukkan bahwa laman resmi KPK dan Polri masih dalam kondisi baik-baik saja dan diakses dengan normal. Sedangkan situs kemenkumham.go.id tampak dalam status '502' atau masalah di sektor koneksi gateway (server).

Situs resmi milik pemerintah Indonesia memang harus dalam pengawasan ekstra ketat. Sebab, bukan tak mungkin bila situs-situs itu yang akan menjadi korban dari aksi balas dendam hacker Negeri Kangguru.

Terlebih lagi Anonymous Australia telah mengirimkan peringatan terakhir kepada Anonymous Indonesia karena serangan membabibuta yang memakan korban tak bersalah. Anonymous Australia mengancam akan melawan serangan dari Indonesia bila hacker Tanah Air tak melepaskan situs sipil dari serangan.

Tadi malam situs asio.go.id dan asis.go.id yang merupakan laman resmi Badan Intelijen Australia menjadi sasaran serangan bombardir hacktivist Indonesia. Situs asis.go.au masih lumpuh sedangkan asio.go.au sudah kembali bisa diakses.

Serangan hacktivist yang bergabung dalam Anonymous Indonesia ini sendiri dipicu oleh terbongkarnya aksi spionase Kedubes Australia di Indonesia. Beberapa negara di wilayah Asia Tenggara seperti Singapura dan Malaysia juga termasuk dalam pengintaian ilegal Australia tersebut. (den/dhi) 

sumber : 
http://tekno.liputan6.com/read/74399...hacker?wp.hdln


Nilau acuan :

Bagi para pejabat sekalian agar tidak lengah dalam menggunakan sosmed, karena di dalam dunia sosmed sangat banyak kejadian yang tidak di duga-duga, yaitu bagi para hacker yang selalu mencari celah untuk bertindak dengan semena-mena, sebaiknya bagi para hacker agar menggunakan ilmunya pada hal-hal yang  positif  dan tidak mengganggu bagi yang menggunakan akun media,

Selasa, 05 April 2016

MAKALAH ILMU BUDAYA DASAR




ILMU BUDAYA DASAR
D
I
S
U
S
U
 
                                                                           OLEH :

       KELOMPOK 01:

1.      Andi Maulana (1401212027)
2.      Anshar (1402120043)
3.      Kamalia (140212035)

                                             Jurusan; Pendidikan Teknologi Informatika

         DOSEN PENGASUH:



FAKULATAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI AR-RANIRY BANDA ACEH
TAHUN AJARAN 2014-2015






\


KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah, merupakan satu kata yang sangat pantas penulis ucapkan kepada Allah STW, yang karena bimbingannyalah maka penulis bisa menyelesaikan sebuah karya tulis Ilmu Budaya Dasar berjudul " Ilmu Budaya Dasar " Makalah ini dibuat dengan berbagai observasi dalam jangka waktu tertentu sehingga menghasilkan karya yang bisa dipertanggungjawabkan hasilnya. Penulis mengucapkan terimakasih kepada pihak terkait yang telah membantu Penulis dalam menghadapi berbagai tantangan dalam penyusunan makalah ini.
Penulis menyadari bahwa masih sangat banyak kekurangan yang mendasar pada makalah ini. Oleh karna itu Penulis mengundang pembaca untuk memberikan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk kemajuan ilmu pengetahuan ini.
Terima kasih, dan semoga makalah ini bisa memberikan sumbangsih positif bagi kita semua.




                                                                        Banda Aceh, 21 Maret 2015
                                                                                   
                                                                                        Penulis













DAFTAR ISI
Hal
KATA PENGANTAR.......................................................................................................... 1
DAFTAR ISI......................................................................................................................... 2

BAB I
         I.     PENDAHULUAN
A.  LATAR BELAKANG MASALAH.................................................................... 3
B.  TUJUAN PEMBAHASAN.................................................................................. 3
C.  RUMUSAN MASALAH..................................................................................... 3

BAB II
      II.     PEMBAHASAN
A.  PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR........................................................ 4
B.  TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR.................................................................. 5
C.  RUANG LINGKUP ILMU BUDAYA DASAR............................................... 5
D.   PENGERTIAN KEBUDAYAAN...................................................................... 6
E.   WUJUD KEBUDAYAAN DAN UNSUR-UNSURNYA................................. 6
       BAB III
   III.     PENUTUP
A.  KESIMPULAN.................................................................................................... 7

DAFTAR PUSTAKA........................................................................................................... 8









BAB I
PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang Masalah

     Ilmu Budaya Dasar (IBD) merupakan mata kuliah umum, yang bertujuan untuk dapat memberikan pengetahuan dasar dan pemahaman ilmu tentang konsep-konsep yang di kembangkan dan dikaji oleh ilmu budaya dasar.

     Dengan mempelajari ilmu budaya dasar ada dua hal penting yang membuat kita harus mempelajari ilmu tersebu: pertama, tema-tema ilmu budaya dasar (IBD) merupakan tema-tema inti permasalahan dasar manusia yang dialami dan dihadapi dalam kehidupan sehari-hari, seperti tema-tema yang telah disusun oleh Konsorsium Antar Bidang yang meliputi cinta kasih, keindahan, penderitaan, keadilan, pandangan hidup, tanggung jawab, kegelisahan, dan harapan. Kedua, pada saat ini, terdapat kecenderungan bahwa ilmu atau ilmuwan sering mengabaikan sikap dan perilaku moral. Banyak di antara ilmuwan yang menganggap bahwa aspek moral itu tidak penting. Menurutnya, aspek yang lebih penting daripada moral dalam suatu ilmu adalah ontologis dan epistemologis. Apabila hal itu yang terjadi, maka ia akan mengabaikan unsur manusiawinya, kurang berbudaya, dan tidak peka terhadap perma­salahan moral. Untuk mengantisipasi hal itu, setiap sarjana dirasa perlu memahami aspek budaya. Dari hal tersebut lah menjadikan latar belakang pentinya kita mempelajari Ilmu Budaya Dasar.

B.     Tujuan Pembahasan

1.      Agar mengetahui pengertian ilmu budaya dasar.
2.      Agar mengetahui tujuan ilmu budaya dasar.
3.      Untuk mengetahui pengertian kebudayaan.
4.      Untuk mengetahui wujud kebudayaannya dan unsur-unsur kebudayaan.

C.    Rumusan Masalah

1.      Apa pengertian ilmu budaya dasar?
2.      Apa saja tujuan ilmu budaya dasar
3.      Apa pengertian kebudayaan?
4.      Apa saja wujud kebudayaannya dan unsur-unsur kebudayaan?




BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Ilmu Budaya Dasar

Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang di harapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang di kembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.

Istilah Ilmu Budaya Dasar di kembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa inggris “The Humanities”. Humanities itu sendiri barasal dari bahasa latin humanus yang berarti manusia, berbudaya halus.

Untuk mengetahui bahwa Ilmu Budaya Dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya lebih dahulu perlu di ketahui pengelompokan dalam tiga kelompok besar yaitu :

1.      Ilmu-ilmu alamiah ( natural science )
Ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan yang terdapat di dalam alam semesta. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku menegenai keteraturan itu lalu di buat analisis untuk menentukan kualitas.

2.  Ilmu-ilmu sosial ( social science )
Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antar manusia. Untuk mengkaji hal itu di gunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu ilmiah.

3.  Pengetahuan budaya (the humanitics)
Pengetahuan budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Pengetahuan budaya ( the Humanities ) di batasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian (disiplin) seni dan filsafat.







B.     Tujuan Ilmu Budaya Dasar

Ilmu budaya dasar sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikal terhadap nilai-nilai budaya. Baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitar.

Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut Ilmu Budaya Dasar di harapkan dapat :

1.    Mengusahakan penajaman kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka.


2.    Mengusahakan agar mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing.

3.    Mengusahakan wahana komunikasi para akademisi agar lebih maju berdioalog satu sama lain

C.    Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar

Bertitik tolak dari kerangka tujuan yang telah di tentukan di atas dua masalah pokok yang bisa di jadikan pertimbangan, kedua masalah pokok itu adalah :

1.    Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat di dekati dengan menggunakan pengetahuan budaya.

2.    Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.

Pokok  Bahasan  yang akan di kembangkan adalah :
§  Manusia dan cinta kasih.
§  Manusia dan keindahan.
§  Manusia dan penderitaan.
§  Manusia dan keadilan.
§  Manusia dan pandangan Hidup.
§  Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian.
§  Manusia dan kegelisahan.[1]
D.    Pengertian Kebudayaan
Secara etimologis kebudayaan berasal dari bahasa Sangsekerta “budhayah”, yaitu bentuk jamak dari budhi yang berarti budi atau akal. Sedangkan ahli antropologi yang memberikan definisi tentang kebudayaan secara sistematis dan ilmiah adalah E.B. Tylor dalam buku yang berjudul “Primitive Culture”, bahwa kebudayaan adalah keseluruhan kompleks yang di dalamnya terkandung ilmu pengetahuan lain, serta kebiasaan yang didapat manusia sebagai anggota masyarakat. Pada sisi yang agak berbeda.
Koentjaraningrat mendefinisikan kebudayaan sebagai keseluruhan manusia dari kelakuan dan hasil kelakuan yang teratur oleh tata kelakuan yang harus didapatkanya dengan belajar dan yang semuanya tersusun dalam kehidupan masyarakat. Dari beberapa pengertian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia untuk memenuhi kehidupannya dengan cara belajar, yang semuanya tersusun dalam kehidupanan masyarakat.

E.     Wujud Kebudayaannya Dan Unsur-Unsur Kebudayaan

a.      Wujud kebudayaa
Prof. Dr. Koentjoroningrat menguraikan tentang wujud kebudayaan menjadi 3 macam yaitu:

1.      Wujud kebudayaan sebagai kompleks dari ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan dan sebagainya.
2.      Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks aktifitas serta tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat.
3.      Wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia.

b.         Unsue-unsur kebudayaan
Adapun unsur-unsur kebudayaan yang bersifat universal yaitu:

1.      Perlengkapan dan peralatan hidup manusia dalam sehari-hari (pakaian, perumahan alat rumah tangga, senjata, dan sebagainuya).
2.      Sistem pencaharian dan ekonomi (pertania , perternakan, dan sistem produksi).
3.      Sistem kemasyarakatan (kekerabatan, sistem perkawinan dan sistem warisan).
4.      Bahasa sebagai media komunikasi, baik lisan maupun tulisan.
5.      Ilmu pengetahuan.
6.      Kesenian (seni suara, seni rupa, dan seni gerak)
7.      Sistem religi.[2]

BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan

Budaya Dasar adalah pengetahuan yang di harapakan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang di kembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.

Ilmu budaya dasar bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar dan pemahaman ilmu tentang konsep-konsep yang dikembangkan dan dikaji oleh ilmu budaya dasar.

Koentjaraningrat mendefinisikan kebudayaan sebagai keseluruhan manusia dari kelakuan dan hasil kelakuan yang teratur oleh tata kelakuan yang harus didapatkanya dengan belajar dan yang semuanya tersusun dalam kehidupan masyarakat.

























DAFTAR PUSTAKA


            Koentjaraningrat, Dr,Pengatar Antropologi,PT.penerbi Universitas Djakata, 1959
Munandar Soelaeman M.,Ilmu Budaya Dasar Sastra,Pengantar, PT.Eresco, Bandung,1987
http://katamardiansyah.blogspot.com/2013/07/rangkuman-materi-ilmu-budaya-dasar-bab.html


[1] http://katamardiansyah.blogspot.com/2013/07/rangkuman-materi-ilmu-budaya-dasar-bab.html

[2] Koentjaraningrat, pengantar ilmu antrropologi, Aksara Baru, Jakarta, hal 301-202